BALIKPAPAN, – Polres Kutai Timur menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga penghargaan pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Gedung BSCC Dome Balikpapan, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kalimantan Timur, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh jajaran Polda Kalimantan Timur.
Dalam ajang tersebut, Polres Kutai Timur berhasil meraih Juara III kategori Lahan dan Produksi, Juara II kategori Serapan Jagung Bulog, serta Juara II kategori Industrial Farming. Prestasi ini menjadi bukti komitmen Polres Kutai Timur dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif, penguatan sektor pertanian, dan sinergi bersama pemerintah daerah serta masyarakat.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh personel serta para mitra yang telah mendukung berbagai program ketahanan pangan di wilayah Kutai Timur.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polres Kutai Timur bersama pemerintah daerah, kelompok tani, Bulog, dan seluruh stakeholder yang telah bersinergi mendukung program ketahanan pangan. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa tugas Polri tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian dan pemberdayaan ekonomi.
Sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kutai Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, menjaga keamanan, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan Kutai Timur yang aman, kondusif, dan semakin maju.
Penghargaan yang diraih ini diharapkan menjadi pemacu semangat seluruh personel untuk terus berinovasi, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
(*)












