Pedagang Takjil Keluhkan Uang Palsu Beredar di Pasar Ramadan Masjid Agung Baitul Hikmah

TANJUNG REDEB, -Peredaran uang palsu pecahan Rp.50 ribu terjadi di kawasan Pasar Ramadan di sekitar Masjid Agung Baitul Hikmah Berau, Pelaku memanfaatkan keramaian warga yang berburu jajanan takjil menjelang waktu berbuka puasa. Sabtu, (14/03/2026).

Pedagang takjil, Rahmi (40), yang memiliki stand Ramadhan mengaku menerima uang palsu pecahan Rp.50 ribu yang mencurigakan saat melayani pembeli di tengah keramaian berjualan.

Menurutnya, kejanggalan pada uang tersebut baru disadari setelah ia menyusun dan menghitung uang hasil penjualan. Saat diperiksa lebih teliti, uang tersebut memiliki ciri yang berbeda dari uang asli.

“Warna uangnya terlihat kusam, terasa halus seperti kertas biasa dan tidak memiliki benang pengaman,” ujarnya. Sabtu, (14/3).

Kecurigaan semakin kuat setelah uang tersebut dicoba dimasukkan ke mesin ATM, namun tidak dapat terbaca oleh mesin.

Pedagang di kawasan Pasar Ramadan pun dihebohkan kejadian ini dan lebih waspada terhadap kemungkinan peredaran uang palsu, terutama saat kondisi pasar sedang ramai.

Pihak kepolisiaan masih melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut, serta menghimbau pada para pedagang selalu waspada peredaran uang palsu, seperti melihat kondisi fisik uang, meraba teksturnya, serta memastikan adanya benang pengaman dapat menjadi langkah awal untuk menghindari kerugian.

(Ar)

error: Content is protected !!