BERAU, WartaBerau.id -Longsor terjadi pada akses utama jalan penghubung Tanjung Redeb menuju wilayah pesisir Kabupaten Berau, terputusnya badan Jalan ini diperkirakan terjadi pada Minggu (4/5/2025) dini hari.
Kerusakan jalan yang terjadi sebelumnya sempat megakibatkan mobilitas masyarakat dan aktifitas usaha sempat terhenti.
Ambruknya jalan ini berada dititik sebelum persimpangan empat jalur pelabuhan Mantaritip, tepatnya berada di wilayah Kampung Pilanjau.
Mengingat jalur tersebut merupakan jalan utama menuju 5 Kecamatan Talisayan, Biatan, Tabalar, Batu Putih, dan Biduk-biduk.
Diperkirakan longsong yang terjadi pada 3 hari yang lalu mengakibatkan permukaan jalan poros Propinsi Kaltim ini ambruk mencapai Kedalaman sekitar 10 meter dengan lebar bukan hingga belasan meter.
Sejak Minggu (4/5) pagi, video kabar longsornya jalan tersebut tersebar di berbagai media sosial dan perbincangan di tengah masyarakat.
Himbauan agar berhati-hati diingatkan bagi pengguna akses jalur darat ini, saat berpergian dari arah Tanjung Redeb menuju wilayah Pesisir Berau maupun sebaliknya. Dikarena sangat membahayakan bagi pengguna kendaraan roda dua dan mobil.
Sementara ini jalan sudah bisa dilintasi walaupun pelaksanaan perbaikan belum maksimal, perbaikan untuk darurat dilakukan Polsek Tabalar dan masyarakat agar jalur lintasan tidak mengalami kemacetan panjang.
Dihimbau kepada masyarakat bersabar dan tetap mematuhi petunjuk petugas di lapangan selama proses perbaikan berlangsung.













