Dilantik di IKN, Putri Amanda Resmi Pimpin Kadin Kaltim 2025–2030

IKN, – Kepemimpinan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) resmi memasuki babak baru. Putri Amanda Nurrahmadani dikukuhkan sebagai Ketua Umum Kadin Kaltim masa bakti 2025–2030 oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, dalam seremoni yang digelar di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (2/3/2026).

Pelantikan yang berlangsung di Gedung MFH Kemenko III IKN itu menandai komitmen dunia usaha Kaltim untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan ibu kota baru. Agenda tersebut juga dirangkai dengan pelantikan Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pengurus Kadin Kaltim periode 2025–2030, serta pelaksanaan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) 2026.

Sebelumnya, Putri Amanda Nurrahmadani terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII Kadin Kaltim yang digelar di Hotel Mercure Samarinda, Jumat (28/11/2025). Awalnya terdapat dua kandidat dalam bursa pencalonan, yakni Putri Amanda dan Muhammad Ridwan dari Samarinda. Namun, saat sesi penyampaian visi-misi, Muhammad Ridwan menyatakan mundur dan memberikan dukungan kepada Putri sebagai calon tunggal.

Usai dinyatakan terpilih, Putri menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pengurus kabupaten/kota dan tim formatur. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah berjalan serta memperkuat peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dan pelaku usaha.

“Saya berterima kasih atas amanah ini. Saya akan melanjutkan perjalanan teman-teman di Kadin dan memastikan organisasi ini semakin solid serta berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Terkait isu kedekatan politik, termasuk posisinya sebagai keponakan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Putri memilih tidak memberikan tanggapan dan menegaskan ingin fokus pada kerja organisasi.

Pemindahan lokasi pelantikan dari rencana awal di Gedung Odah Etam Samarinda ke IKN dinilai sarat makna. Selain sebagai simbol dukungan terhadap percepatan pembangunan ibu kota negara, langkah tersebut juga menjadi penegasan bahwa Kadin Kaltim siap terlibat aktif dalam pertumbuhan ekonomi kawasan penyangga IKN.

Dalam sambutannya, Anindya Novyan Bakrie menyebut Kalimantan Timur sebagai daerah dengan potensi ekonomi besar. Ia menekankan bahwa kehadiran IKN membuka ruang kolaborasi luas antara pemerintah dan pelaku usaha.

“IKN sangat penting bagi kita semua, Kadin Kaltim harus mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi, tidak hanya di daerah, tetapi juga berkontribusi secara nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Sebagain besar pengurus yang hadir Mereka berharap kepengurusan baru mampu merangkul seluruh elemen pengusaha di kabupaten/kota serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah maupun pusat.

Adapun visi kepemimpinan Putri Amanda  periode 2025–2030 menitikberatkan pada penguatan peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah, mendukung program ketahanan pangan, optimalisasi potensi kelautan dan perikanan, pengembangan sektor pariwisata, serta pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif dengan melibatkan generasi muda kreatif.

Dengan status Kaltim sebagai penyangga utama IKN, Kadin Kaltim dihadapkan pada tantangan besar dalam mengawal iklim investasi, mempromosikan peluang usaha, serta memastikan pelaku usaha lokal terlibat aktif dalam pembangunan dan ekosistem bisnis di ibu kota negara baru.

(*)

error: Content is protected !!