Bahu Jalan Poros Trans Bagun Km.4. Sambaliung Mulai Kembali Rusak

Oplus_131072

BERAU, WartaBerau.id -Belum bertahan lama rampung dikerjakan pada akhir tahun 2024 lalu, kini kondisi bahu jalan Trans Bagun KM.4 Kecamatan Sambaliung kembali ambruk.

Hal itu jadi tanya masyarakat yang kerap melintas, karena terdapat lobang dan gundukan pada bahu jalan, serta genangan air ketika hujan, selain di khawatir berbahanya bagi warga ditambah minimnya penerangan lampu jalan dimalam hari.

Jalan yang dibawah naungan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Kalimantan Timur itu juga dinilai banyak kalangan masyarakat dengan biaya miliaran rupiah hanya pemborosan, dikarena akibat kualitas dari agradasi agregat yang dihasilakan kurang ideal dengan kondisi tanah yang cenderung  berair rawa.

Dikarenakan pada titik tertentu area bahu jalan trans bangun itu kerap menjadi lintasan persinggahan para supir lowboy ketika mobilisasi unit alat berat dengan beban lebih dari 40 ton yang terparkir sehingga memperparah kerusakan pada bahu jalan tersebut.

Yudi (48) warga sekitar menduga pada proses perencanaan pembangunan jalan tidak dilakukan kajian menyeluruh maupun perhitungan beban massa unit yang kerap menggunakan area bahu jalan sebagai tempat istrirahat unit alat baret, sehingga kerusakan kembali terjadi setelah rampung dikerjakan.

“Paling tidak guna mengetahui beban yang tibul akibat dari banyaknya kendaraan bermuatan berat yang melintas agar jalan tidak cepat rusak setelah di bangun pemerintah,” ujarnya, Selasa (8/4/2025).

Diakui dari UPTD PUPR Provinsi Kaltim, Usaman, rusaknya beberap titik pada ruas bahu jalan poros bangun tersebut, akibat mengalami penurunan di sisi bahu jalan, selain di lintasi kendaraan dengan beban berat juga menjadi tempat parkir lowboy angkutan alat berat.

Untuk itu, dikatakannya akan dilakukan perbaikan kembali, pengerjaan lanjutan dengan mempertebal cor beton pada ruas bahu jalan untuk meningkatkan mutu yang sama seperti badan jalan.

“Nanti kami akan pertebal dan naikkan mutu beton di bahu jalan karena sering parkir pengangkut alat berat,” kata Usman.

“Kalo badan jalan K-350 (red.mutu beton),biasa kalo bahu jalan K- 250 akan di naik lagi,” tambahnya.

Dikatakannya pada tahun 2025 ini akan dilakukan pengerjaan perbaikan kembali pada ruas bahu jalan yang mengalami penurunan dan rusak.

(Arie)

error: Content is protected !!