Daerah  

Proyek Jalan di Kampung Merancang Hulu Kembali Rusak, Perbaikan Berulang Kali Di Tambal Aspal dan Semen

BERAU, WartaBerau.id -Pelaksanaan proyek preservasi Jalan di merancang Ulu pada akhir tahun 2024 oleh Dinas PUPR Kabupaten Berau masih meninggalkan permasalahan konstruksi.

Diketahui, pelaksana jasa konstruksi jalan tersebut oleh CV.Fairus Jaya Gemilang, dengan nilai pagu anggaran Rp.4.619.175.368,- bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Berau.

Pada Januari 2025, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Dani sebelumnya telah di konfirmasi terkait pekerjaan jalan tersebut yang mengalami rusak di masa pemeliharaan pekerjaan.

Proyek yang menggunakan uang sejumlah miliyaran rupiah itu masih meninggalkan rasa  kecewa di masyarakat.

Saat ditahap pemeliharaan, beberapa bagian pondasi dinding penahan tanah (DPT) dan bahu jalan terdapat retak dan lobang, hingga berapakali dilakukan perbaikan dengan sekedar dilapisi aspal dan semen, namun kondisi jalan kini rusak dan kembali retak.

Sebelumnya, dikatakan PPK Dinas PUPR  bahwa hasil dari pengerjaan jalan tersebut sudah baik, namun terdapat pekerjaan pengerukan saluran irigasi berdekatan area dinding penahan tanah (DPT) yang sedang di kerjakan.

“Masih tahap pemeliharaan, kerusakan permukaan aspal akibat Track Excavator pada pekerjaan saluran irigasi didekat area proyek, “kilahnya, pada akhir Januari 2025.

Saat itu, dikatakannya juga permukaan jalan sudah stabil pada saat penghamparan soil semen dan pemadat mengguna Vibrator Roller, ditambah tahap pemadatan badan jalan aspal menggunkan Tandem Roller dan Pneumatic Tire Roller.

“Melihat dari kondisi kerusakan, kemungkinan galian normalisasi saluran irigasi terlalu dipinggir pondasi jalan, sehingga DPT dan sloof mengalami penurunan hingga patah,” ujarnya saat di konfirmasi waktu itu.

Warga sekitar mengungkapkan bahwa kondisi Dinding Penahan Tanah (DPT) yang dibangun saat bersamaan dengan pembangunan badan jalan telah berulang kali diperbaiki, hingga kembali retak dan dikhawatir bertambah parah jika tidak ditangani dengan benar.

“Sangat disayangkan hasil pekerjaan yang kurang bagus, makin hari di siram hujan retak semakin meluas,” ujar warga sekitar yang enggan diketahui identitasnya.

Melihat kondisi dari kerusakan dan manfaat jalan tersebut untuk masyarakat, dirinya berharap PPK Dinas PUPR Kabupaten Berau  kembali menginstruksi penyedia jasa untuk memperbaiki.

Ketika di konfirmasi kembali pihak PPK memblokir nomor what app pada media ini, dan pelaksana jasa konstruksi CV.Fairus Jaya Gemilang masih belum ada tanggapan hingga berita ini di tayangkan.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!